
Waktu main kriket, posisi kita berganti-ganti. Pastinya kita harus berlari di lapangan. Entah itu setelah berhasil memukul bola atau justru pas kita lagi mengejar bola. Kita semua sudah tahu kalau lari itu bagus banget untuk meningkatkan stamina. Jadi manfaat yang satu ini sudah pasti didapat selagi main kriket.
Setelah memegang dan mengenakan perlengkapan kriket yang komplit dan siap bermain, kita harus siap bermain dalam sesi yang cukup lama. Nah, kalau sudah terbiasa berlatih dalam jangka waktu lama, daya tahan tubuh kita akan terbentuk dan semakin meningkat. Tubuh kita yang sebelumnya nggak terlalu kuat, dengan kriket cenderung jadi lebih aktif dan lincah karena daya tahannya lebih baik.
Bermain kriket membutuhkan tingkat konsentrasi yang tinggi, entah posisi kita sebagai pemukul atau pelempar. Saat kita berkonsentrasi, ini akan meningkatkan keseimbangan dan stabilitas. Saat berada di lapangan, pemain harus punya keseimbangan fisik dan mental. Bahkan keseimbangan keduanya merupakan kemampuan atletik yang paling diperlukan untuk menjadi pemain kriket yang andal.
Dengan berlatih kriket, kemampuan koordinasi mata dan tangan akan meningkat dan makin stabil. Saat bowler melempar bola, maka pemukul harus siap memukul. Lalu ada yang bertugas mengejar dan menangkap bola.
Semua kegiatan ini membutuhkan ketangkasan mata dan tangan, yang dibarengi dengan koordinasi yang baik. Tentunya nggak semua orang punya koordinasi dan keseimbangan yang baik waktu jadi pemain pemula. Tapi kemampuan ini akan semakin baik seiring dengan makin lama kita berlatih.
Manfaat yang satu ini pasti banyak yang suka. Kriket adalah olahraga yang membutuhkan gerakan di semua bagian tubuh, alias full body workout. Saat main kriket sudah pasti lari mengejar bola atau setelah memukul bola. Tentu saja ini akan membantu membakar kalori lebih cepat.
Pemain kriket profesional bahkan menambah latihan mereka dengan beragam gerakan fitness tertentu, supaya bisa tetap menjaga bentuk tubuh yang proporsional. Tubuh yang fit akan lebih nyaman bergerak dan lincah di lapangan.
Berbagai gerakan dalam kriket membutuhkan kerja otot, mulai dari posisi tubuh yang agak membungkuk, melempar, memukul dan menangkap bola. Semua gerakan menggunakan set otot yang berbeda. Berbagai gerakan ini akan membantu membentuk otot di seluruh bagian tubuh. Nggak diragukan lagi kalau kriket adalah salah satu olahraga pembentuk otot yang oke banget.
Tiap pemain kriket, apa pun posisi mereka, dituntut untuk selalu bergerak. Inilah yang membuat pemain kriket akan meningkat kelincahan dan fleksibilitasnya setelah bermain beberapa lama. Kalau tubuh sudah fleksibel, maka massa otot akan jadi lebih baik, sehingga bisa mencegah cedera di saat otot diregangkan berlebihan.
Berbeda dengan olahraga ekstrim lainnya yang meningkatkan tekanan jantung, kriket justru mampu membantu tekanan jantung jadi lebih stabil. Ini berkat durasi kriket yang pendek-pendek, jadi baik untuk kesehatan jantung.
Dalam latihan kriket, sesekali bakal terjadi lonjakan detakan jantung secara berkala. Ini justru baik sebagai latihan yang mampu mencegah penyumbatan pembuluh darah dan arteri. Jantung pun jadi lebih sehat setelah latihan yang teratur.
Bukan hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, kriket juga bermanfaat bagi kesehatan mental. Salah satunya adalah mampu membantu meningkatkan konsentrasi. Pemain dituntut untuk membuat keputusan dalam waktu singkat dan harus akurat. Tentunya ini membutuhkan konsentrasi yang tajam. Otak para pemain kriket pun jadi terbiasa berpikir secara analitis.
Berbagai bentuk olahraga memang merupakan pelepas stres yang bagus banget. Kriket terutama cocok banget bagi yang punya emosi meledak-ledak, karena gerakan kriket cukup ekstrem, mulai dari melempar dan memukul kuat-kuat hingga berlari dengan cepat. Berbagai gerakan ini merupakan pelepas stres dan energi negatif yang bagus banget!